SLA dan uptime website: apa arti 99,9 persen dalam jam nyata
Uptime 99,9 persen berarti situs boleh mati sekitar 8 jam 46 menit dalam setahun, sedangkan 99,99 persen hanya sekitar 53 menit. Selisih satu angka sembilan terlihat kecil, tetapi biaya dan kompleksitas infrastrukturnya naik tajam. Pilih target sesuai dampak kerugian bisnis Anda.
Mengubah persen menjadi waktu henti
Banyak kontrak menyebut angka uptime tanpa menjelaskan artinya. Berikut perkiraan waktu henti maksimum per tahun:
- 99 persen: sekitar 3 hari 15 jam.
- 99,9 persen: sekitar 8 jam 46 menit.
- 99,95 persen: sekitar 4 jam 23 menit.
- 99,99 persen: sekitar 53 menit.
Periksa juga apakah pemeliharaan terjadwal dihitung sebagai waktu henti atau dikecualikan dalam SLA.
Menentukan target yang masuk akal
Hitung kerugian per jam saat situs mati: pendapatan yang hilang, biaya dukungan, dan dampak reputasi. Situs company profile jarang membutuhkan lebih dari 99,9 persen, sedangkan toko online yang ramai bisa membenarkan target lebih tinggi.
Tanyakan juga kompensasi: kredit layanan yang ditawarkan bila target meleset sering kecil dan tidak menutup kerugian nyata.
Ukur sendiri, jangan hanya percaya laporan vendor
Pasang pemantauan eksternal dengan interval satu menit agar Anda punya catatan independen.
Hal lain dalam kontrak perawatan
SLA yang baik tidak hanya memuat uptime, tetapi juga waktu respons dan waktu pemulihan insiden. Minta definisi tingkat keparahan dan jam layanan.
Tinjau laporan bulanan, catat insiden berulang, dan gunakan data itu saat negosiasi perpanjangan kontrak.
Contoh hitungan kerugian downtime
Agar target uptime tidak sekadar angka, hitung kerugiannya dengan contoh berikut.
- Toko online beromzet Rp600 juta per bulan memperoleh sekitar Rp833 ribu per jam.
- Downtime 8 jam 46 menit pada 99,9 persen berarti potensi kehilangan sekitar Rp7,3 juta.
- Tambahkan biaya dukungan, iklan yang terbuang, dan dampak reputasi.
- Bandingkan dengan biaya tambahan paket hosting yang lebih andal.
Hitungan ini sederhana, tetapi cukup untuk menunjukkan apakah peningkatan SLA sepadan dengan biayanya.
Kesalahan yang perlu dihindari
Kesalahan umum adalah memilih vendor hanya berdasarkan angka uptime tanpa membaca pengecualiannya. Kesalahan lain adalah tidak menyimpan catatan pemantauan sendiri sehingga sulit menuntut kompensasi.
Hindari juga menetapkan target 99,99 persen untuk situs yang tidak membutuhkannya. Biaya meningkat tajam sementara manfaat bisnisnya mungkin kecil.
Pertanyaan yang sering muncul
Ya, tanpa komitmen. Kami balas dalam 1×24 jam kerja.
Tentang Tim AnabisolutionsStudio digital dari Pekanbaru yang mengerjakan website, aplikasi, dan sistem untuk klien di Riau dan sekitarnya.
Anabisolutions

